puisi sepi
1) Malam
telah buta
Ada suntuk menjelma menjadi
kelambu yang melingkar
Senyap meraut pena yang telah
sawan
Dan tinta yang hilang terganti
darah
Ini puisiku yang kesekian
Bersajak tentang kebosanan
Bila pagi datang
Aku mampus dikoyak sepi
2) Ada
bulan diatas randu
Sinar pecah berderai seperti kaca
Ada yawa bergelantung bersama
rindu
Menukik menjadi sepi yang memburu
Pejalan kaki telah payah
Dari kegelisahannya
Hanya ranjang berpojok kain
Tempat bergelut
Bersama lelah lagi gundah
Ini sajak sepi
.png)


0 komentar: