sudah jatuh tempo
Menaruh gelas minum pada meja
bundar
Membuka kembali seraya bersandar
Ada cemara meraung ingin pulang
Meratap pada pusara moyang
Hanya sehari aku bertemu
Sedang Tuan hilang tecampa pada
tubuhku
Dihilir darah lagi penuh sesak
waktu
Dimana Tuan hilang bertumpuk
menjadi debu
Aku berandai-andai
Jikalau nanti Tuan berkenan
Melarung atmaku kembali pada samudra
yang Tuan punya
Bekal apa yang harus ku bawa?
Sedang buku ditangan tak cukup
untuk ter eja
Sudah jatuh tempo aku harus
menghitung
Duduk termanggu
menarik cahya hilang pada tubuh sedang luka
.png)


0 komentar: