malam ini
masih dengan dongeng yang samadan hujan bagai bunga melati dalam sanggul pengantin
jatuh betebaran
kita bahkan dengan wajah yang sama
senyum nan serupa
kerling kita saling berbicara
"ada sekuntum rindu tak teralamatkan"
ditengah hujan, kian genjar pula rinainya
kita beranjak, berdiri tegak
menatap angan hampa.
lekas kemudian reda ini hujan
ku persilahkan kita saling membubarkan diri
dan memanjat sarung-sarung kita
dengan alasan kehangatan sahabat
.png)

0 komentar: