Andai Puisiku Kotak makan
Andai puisiku
Andai puisi
tempat makan
Aku akan mulai
mengisinya dengan hal-hal sederhana
:nasi yang mengenyangkan, menjadi
sayur yang harum penuh daun bawang dan menjadi karamel manis saat kau di apit
kegelisahan
Andai puisi
ponsel: aku akan mengisinya dengan lagu yang bisa kau kemas setiap saat. Menemanimu
berkeliling dengan rasa segar, menjadi pesan-pesan yang memberimu pesan “jangan
melupakan bahwa kau belum bahagia, bahagialah”
Andai puisi ini
adalah meja makan: maka akan kusiapkan diriku disana dengan pakaian yang paling
formal, dasi dan kemeja, yang selalu membuatmu menjadi bocah.
Jika itu
seandanya saja
.png)

perandaian yang cukup matang....
BalasHapus