Reingkarnasiku
Hiduplah-hiduplah. Sebelum
perang datang. Aku adalah reingkarnsi. Dari zaman perang. Dari masa juliet
sedang cantik-cantiknya. Seorang dewa berkata padaku dengan semena “minumlah
penghilang ingatan” begitu ia berucap. Menjadi suara ritmis di gelap-gelap
mata.
Aku menolak! Aku menolak!
Aku tak suka ramuan apapun juga penghilang ingatan. Maka aku biarkan itu. aku
pura-pura meminumnya tapi tak ku telan. Aku menahannya di antara langit-langit
mulut juga rahangku. Lantas terjun dalam kuali masa yang akan datang dan aku
memilih menjadi manusia kembali.
Aku menolak! Aku telah memutuskan
itu dalam rengkarnasiku. Aku merasakan perang masa lampau. Aku kehilangan
beberapa malam bersama kekasihku, ketika aku harus pergi ke peluru menjadi
mainan. Menuju rumah-rumah yang penuh dengan lubang ekas peluru. Aku telah
merasakan kesedihan. Aku telah merasakan kesepian masa lalu. Aku telah
merasakan sorak kegembiraan masa depan. Aku telah merasakan, aku telah
merasakan hal-hal lama yang di kenang sekrang. Aku telah menyaksikan kawanku
yang bajingan menjadi pahlawan di sebuah negara.
Aku hidup lagi. meraskan
tanganku berjari-jari lembut dan aku lahir dalam tubuh paling kecil dan paling
mulus. Aku merasakan itu. dan aku melihat lagi. ibuku adalah kekasihku dulu.
kekasiku yang berhianat untuk lari dengan perwira dalam malam-malam yang lupa
di tutup dewa.
dan sekarang umurku sudah belasan. dan hidup sebagai senior......hahahahahahahahaha. siap menjadi generasi pengacau dan membuat orang menjadi orang nabi palsu.
.png)

0 komentar: